Full Member Marapthon & AAA Clan (Termasuk GLHFSON)

Full Member Marapthon & AAA Clan

Salah satu alasan Marapthon begitu kuat sebagai tontonan adalah karena fondasi utamanya bukan cuma konsep, tapi orang-orang di dalamnya. Di balik live 24 jam puluhan hari, ada sebuah “keluarga” kreator yang dikenal sebagai AAA Clan, plus lingkaran terluas yang belakangan ini makin sering disebut sebagai bagian dari “extended universe”, termasuk member ke-10 yang terbaru: GLHFSON.

Siapa Saja Member AAA Clan (Marapthon)?

Full Member Marapthon & AAA Clan (Termasuk GLHFSON)
Full Member Marapthon & AAA Clan (Termasuk GLHFSON)

Di section ini, kita bahas satu per satu biar pembaca yang baru nyemplung ke dunia Marapthon bisa langsung paham: siapa yang ngapain, perannya apa, dan kenapa mereka penting.

1. Reza “YB” Arap Oktovian – Kapten Kapal, Kepala Suku AAA Clan

Kalau Marapthon itu kapal, Reza Arap adalah kaptennya. Dia founder, inisiator, dan wajah utama dari AAA Clan sekaligus sosok yang menghidupkan proyek-proyek gila seperti Marapthon Season 1, Season 2, sampai Season 3: The Last Tale.

Di mata penonton, Reza adalah kombinasi antara host, produser, motor ide, dan “abang tongkrongan” yang selalu punya cara buat bikin suasana hidup. Dia yang menghubungkan semua member lain, mengatur ritme live, dan sering kali jadi orang yang bicara paling jujur ketika suasana lagi serius.

Tanpa Reza, AAA Clan mungkin cuma jadi circle kecil. Dengan Reza, mereka naik kelas jadi fenomena streaming yang dibicarakan satu Indonesia.

2. Tierison (Jot) – Mood Maker yang Sering Jadi Bahan Meme

Tierison, atau lebih sering dipanggil Jot, adalah mood maker utama di AAA Clan. Karakter dan respons spontan Jot sering banget jadi bahan bercandaan, clip, dan meme yang beredar di TikTok maupun YouTube clip.

Yang menarik dari Jot adalah caranya menanggapi situasi: kadang bingung, kadang polos, kadang terlalu serius, dan justru di situlah komedinya. Di banyak momen Marapthon, Jot berfungsi sebagai katalis tawa, entah karena kalimatnya, ekspresinya, atau cara dia di-roasting member lain.

Kalau lo lihat kompilasi “Jot moment” di luar Marapthon, lo bakal paham kenapa banyak penonton yang bilang, “Kalau nggak ada Jot, feel-nya beda.”

3. Yuka Theo (Yukatheo / L Yuka) – Partner Diskusi dan Penyeimbang

Yukatheo, yang sering dipanggil Yuka atau “L Yuka”, adalah salah satu pilar awal terbentuknya AAA Clan. Dia punya gaya interaksi yang cenderung lebih tenang, tapi tetap punya sense of humor yang kuat.

Di antara ke-chaos-an member lain, Yuka sering jadi partner diskusi yang bikin obrolan tetap punya arah. Dia bisa ikut bercanda, tapi ketika pembahasan butuh sedikit kedewasaan, dia juga bisa ngajak balik ke jalur.

Yuka ini tipe orang yang kalau nggak diperhatiin sekilas terkesan “normal-normal aja”, tapi justru karena itulah dia penting: dia adalah anchor realitas di tengah lautan absurd khas AAA Clan.

4. Garry Ang – Low-key Tapi Penting Buat Dinamika

Garry Ang sering dianggap sebagai “silent force” di AAA Clan. Dia bukan yang paling berisik, bukan juga yang paling absurd, tapi kehadirannya bikin dinamika obrolan dan suasana jadi lebih komplet.

Garry punya gaya santai, cenderung low-key, tapi bisa ngelempar komentar yang timing-nya pas banget. Dalam banyak sesi live, Garry jadi penyeimbang di antara karakter-karakter yang lebih eksplosif kayak Aloy atau Jot.

Buat penonton yang udah lama ngikutin, Garry termasuk sosok yang bikin Marapthon kerasa nggak terlalu melelahkan: ada saat-saat di mana suasana turun sedikit, ngobrol tipis-tipis, dan Garry cocok banget buat momen kayak gitu.

5. King Aloy – Sumber Chaos Utama

Kalau ngomongin AAA Clan dan Marapthon tanpa nyebut King Aloy, itu dosa besar. Aloy adalah salah satu sumber kekacauan utama: dari cara ngomong, ekspresi, cara bercanda, sampai gesture fisik, semuanya punya potensi bikin live pecah.

Aloy sering banget jadi motor di segmen-segmen yang bikin penonton ketawa sampai sesak napas. Dia juga nggak takut kelihatan “jelek” atau “bodoh” demi hiburan, dan itu bikin banyak orang sayang sama dia.

Dalam struktur “serial” Marapthon, Aloy bisa dibilang komedian internal yang bikin setiap hari punya kemungkinan kejadian absurd, bahkan kalau topik awalnya serius.

6. Tepe46 (Teguh Prakoso) – Veteran Streamer, Storyteller, Penjaga Keseimbangan

Tepe46 atau Tepe adalah sosok yang membawa nuansa “veteran” di dalam AAA Clan. Pengalamannya sebagai streamer dan figur publik membuat perspektifnya sering terasa lebih dewasa dan reflektif.

Tepe sering berperan sebagai storyteller: menceritakan pengalaman masa lalu, lika-liku dunia streaming, sampai pandangan terhadap industri. Di tengah kegilaan lainnya, Tepe bikin Marapthon punya lapisan “cerita hidup” yang bisa diikuti.

Dia bukan tipe orang yang selalu minta spotlight, tapi setiap kali dikasih ruang cerita, biasanya hasilnya menarik dan bikin penonton betah dengerin.

7. Niko Junius – Analitis, Tajam, Tapi Tetap Kocak

Niko Junius adalah salah satu member yang membawa warna berbeda ke AAA Clan. Secara vibe, Niko punya kombinasi antara analitis, komentar tajam, dan sense humor yang cenderung sarkastik.

Di banyak momen, Niko berperan sebagai “pengamat internal”: komentarnya sering menyentil cara pikir, kebiasaan, atau momen tertentu di live dengan cara yang lucu tapi kena. Ini bikin obrolan nggak cuma ramai, tapi juga punya sedikit lapisan observasi sosial.

Buat penonton yang suka komedi agak cerdas dan satir, Niko adalah salah satu favorit.

8. Bravyson (Bravy / Vconk) – Energi Tinggi, Bawa Crowd

Bravyson, atau sering dipanggil Bravy / Vconk, membawa energi tinggi dan aura “party” ke Marapthon dan AAA Clan.

Dalam banyak sesi, Bravy:

  • Ikut ngeramein segmen musik atau DJ.
  • Menjadi partner ideal di momen-momen yang butuh hype.
  • Jadi bagian dari tim dalam sesi game atau challenge yang butuh banyak teriak dan reaksi cepat.

Kalau lo perhatiin highlight Marapthon, kehadiran Bravy sering jadi pemicu suasana naik satu level, dari sekadar ramai jadi “full send”.

9. Ibot13 (Ibot) – Raja Momen Konyol

Ibot adalah tipe member yang selalu dekat dengan momen konyol. Banyak highlight AAA Clan dan Marapthon yang melibatkan reaksi, tingkah, atau situasi absurd dengan Ibot di tengah-tengahnya.

Dia sering banget kepentok situasi lucu: entah salah ngomong, salah paham, kena prank, atau sekadar jadi korban candaan Aloy dan yang lain. Akhirnya, Ibot pun jadi salah satu fan-favorite karena “kemalangan lucu” yang terus terjadi di sekelilingnya.

Dari sisi dinamika, Ibot itu bahan bakar komedi yang hampir nggak pernah habis.

10. GLHFSON – Pendatang Baru, Generasi Terbaru di Lingkaran AAA Clan

Nah, sekarang kita sampai ke yang lo sebut spesifik: GLHFSON sebagai member terbaru ke-10. Di banyak obrolan dan konteks terbaru, GLHFSON mulai sering diposisikan sebagai bagian dari lingkaran AAA Clan generasi baru.

Secara identitas, GLHFSON:

  • Mewakili generasi yang tumbuh di era streaming dan internet yang lebih “mature”.
  • Punya gaya dan persona sendiri yang nggak sekadar ngekor ke senior-seniornya.
  • Datang dengan peluang buat ngasih napas segar ke dinamika AAA Clan, baik di Marapthon maupun konten IRL lain.

Masuknya GLHFSON menandai satu hal penting: AAA Clan bukan grup statis. Ia berkembang, beregenerasi, dan membuka pintu untuk wajah baru yang bisa relevan dengan penonton yang semakin luas.

Buat lo yang lagi nulis tentang ekosistem Marapthon Season 2 atau Season 3, menempatkan GLHFSON sebagai member ke-10 itu menarik karena:

  • Member lama tetap jadi fondasi.
  • Tapi ada ruang narasi baru tentang “pendatang baru” yang harus adaptasi dengan kultur yang sudah terbentuk kuat.

AAA Clan & Marapthon: Kenapa Formasi Ini Penting Banget?

Kalau kita rangkum, formasi utama Marapthon dan AAA Clan (Reza, Jot, Yuka, Garry, Aloy, Tepe, Niko, Bravy, Ibot, dan yang terbaru GLHFSON) bukan sekadar daftar nama. Mereka adalah:

  • Karakter-karakter utama dalam “serial live” bernama Marapthon.
  • Orang-orang yang membuat penonton merasa sedang mengikuti perjalanan satu geng, bukan cuma satu orang kreator.
  • Wajah dari satu scene: live streaming Indonesia yang lagi naik kelas dan mulai dilihat bukan sekadar hiburan pinggiran.

Di setiap season Marapthon, entah itu Season 1 yang 34 hari, Season 2 yang 69 hari, atau Season 3: The Last Tale yang jadi penutup, formasi ini jadi faktor utama kenapa hype-nya bisa segila itu. Penonton nggak cuma nunggu “apa yang akan terjadi”, tapi juga “siapa yang bakal muncul dan ngapain hari ini”.

One thought on “Full Member Marapthon & AAA Clan (Termasuk GLHFSON)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like